Berlabuh dalam Ingatan
Pagi ini langit gelap mencekam
Seperti kopi yang ku seduh saat ini
Ditemani sebatang rokok ku nikmati
Hisapan demi hisapan ku nikmati
Sruuup suara kopi ku nikmati
Tak terasa rintik hujan membasahi
Teringat saat itu kita menepi di sebuah warung kopi
Kita hanya memesan secangkir kopi
Kopi pahit yang kita nikmati .....ditambah senyum manis mu nan candu
Tapi itu hanya masa lalu
Dan kini aku hanya terdiam menikmati kopi pahit ini sendiri
Harum tubuhmu dan panjang rambut mu hanya lukisan sendu
Yang ada hanya abu rokok dji Sam Soe dan ampas kopi tanpa senyum manismu
Kopi ini seolah bicara pada ku: sudah jangan bersedih jangan biarkan air matamu jatuh
Tak percaya dicampak pada luka lara
Ditinggal tanpa pesan, tanpa alasan
Semoga Tuhan dan semesta menemukan kita di warung kopi yang sama
Kamu datang dengan cerita manis mu
Dan aku akan tetap setia menikmati kopi dan sebatang rokok dengan hati yang pernah menangis.
Karya: IfanJazuli